Gebyar Hardiknas 2010: DUA REKOR MURI

This slideshow requires JavaScript.

Dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2010, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menggelar Gebyar Hardiknas.

Komunitas pendidikan memecahkan rekor MURI melalui gelaran stand pameran seni budaya Betawi terbanyak. “Kita ingin Hardiknas kali ini nuansanya benar-benar Betawi,” kata Taufik Yudi Mulyanto, ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Juga, menampilkan kembang kelapa terbanyak yang diabadikan 40 fotografer. Gelaran akbar yang melibatkan75 ribu pelajar SD sampai SMA/SMK berlangsung Minggu pagi, 25 April.

“Lokasinya dipusatkan di sepanjang Jalan Thamrin-Sudirman, bertepatan dengan pemberlakuan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB),” ujarnya.

Acara akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sambil menunggang kendaraan tanpa asap. “Terbuka untuk umum, mulai pukul 06:30 sampai 10:30. Panitia Gebyar Hardiknas diketuai Ida Hidayati yang menjabat sebagai Kabid Tendik Dinas Pendidikan,” jelas Taufik didampingi Kabid SMP dan SMA, Amsani Idris.

Selain bertujuan memperingati Hardiknas 2010, kegiatan ini lanjut Taufik dimaksudkan memelihara budaya lokal dan melindungi budaya nasional.

Sumber: Poskota

Foto-foto: Dedi Dwitagama

Advertisements

juknis TIM DOKUMENTASI GEBYAR HARDIKNAS 2010, terbaru

SALAH SATU AKSI GEBYAR HARDIKNAS 2009

Hari ini, Rabu 21 April 2010 di Dinas Pendidikan DKI dilakukan Rapat Koordinasi Pembagian Tugas peliputan Gebyar, untuk anda yang membutuhkan JUKNIS DOKUMENTASI GEBYAR REV. 3 bisa di klik di link tsb. Semoga kita bisa mensukseshab Gebyar Hardiknas 2010.

Untuk semua fotografer dan kameramen mohon perhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Mengambil Name tag di Dinas Sabtu, 24 April 2010
2. Khusus FOTOGRAFER, mengumpulkan hasil pengabilan gambar di SMAN 3 Jakarta pada hari Minggu, 25 April 2010

Terima kasih

Petunjuk Teknis Tim Dokumentasi GEBYAR HARDIKNAS DKI Jakarta 2010

thamrin
by Dedi Dwitagama

Foto diatas merupakan dokumentasi GEBYAR HARDIKNAS 2009, jika anda menjadi tim domukentasi GEBYAR HARDIKNAS 2010, silahkan download slide petunjuk dan pembagian tugas peliputan silahkan klik SLIDE DOKUMENTASI GEBYAR

foto DEDI di REPUBLIKA Minggu 11 April 2010

This slideshow requires JavaScript.

“met pagi semuaaaaa, am very happy … karena foto saya dimuat di koran republika hari ini hal A9 … belanja di tempat tak biasa … selamat menikmati”

Demikian status di Facebook saya pagi ini … alhamdulillah, foto saya kembali diakui Republika.

Artikel terkait:

foto dedi di REPUBLIKA Minggu, 14 Juni 2009
foto dedi AZAN TUJUH di harian Republika, 12 Juli 2009
SMK Negeri 36 Jakarta di REPUBLIKA 27 Maret 2010, Kampanye SAFETY RIDING disupport HONDA
makin semangat MOTRET, koran Republika mengakuinya (lagi)
kejutan MINGGU PAGI dari harian nasional REPUBLIKA
Belanja di TEMPAT TAK BIASA
PT Wahana Makmur Sejati – Honda Motor dan Polda Metro Jaya di SMK Negeri 36 Jakarta “SAFETY RIDING”
Anda mempunyai acara & ingin merilisnya ke media cetak & elektronik BERKELAS?
Cara HADAPI WARTAWAN BODREK
KILAS BALIK Dwitagama 2009 RAMPUNG

jembatan SURAMADU

This slideshow requires JavaScript.

Jembatan Suramadu pada dasarnya merupakan gabungan dari tiga jenis jembatan dengan panjang keseluruhan sepanjang 5.438 meter dengan lebar kurang lebih 30 meter. Jembatan ini menyediakan empat lajur dua arah selebar 3,5 meter dengan dua lajur darurat selebar 2,75 meter. Jembatan ini juga menyediakan lajur khusus bagi pengendara sepeda motor disetiap sisi luar jembatan.

Jalan layang

Jalan layang atau Causeway dibangun untuk menghubungkan konstruksi jembatan dengan jalan darat melalui perairan dangkal di kedua sisi. Jalan layang ini terdiri dari 36 bentang sepanjang 1.458 meter pada sisi Surabaya dan 45 bentang sepanjang 1.818 meter pada sisi Madura.

Jalan layang ini menggunakan konstruksi penyangga PCI dengan panjang 40 meter tiap bentang yang disangga pondasi pipa baja berdiameter 60 cm.

Jembatan penghubung

Jembatan penghubung atau approach bridge menghubungkan jembatan utama dengan jalan layang. Jembatan terdiri dari dua bagian dengan panjang masing-masing 672 meter.

Jembatan ini menggunakan konstruksi penyangga beton kotak sepanjang 80 meter tiap bentang dengan 7 bentang tiap sisi yang ditopang pondasi penopang berdiameter 180 cm.

Jembatan utama

Jembatan utama atau main bridge terdiri dari tiga bagian yaitu dua bentang samping sepanjang 192 meter dan satu bentang utama sepanjang 434 meter.

Jembatan utama menggunakan konstruksi cable stayed yang ditopang oleh menara kembar setinggi 140 meter. Lantai jembatan menggunakan konstruksi komposit setebal 2,4 meter.

Untuk mengakomodasi pelayaran kapal laut yang melintasi Selat Madura, jembatan ini memberikan ruang bebas setinggi 35 meter dari permukaan laut . Pada bagian inilah yang menyebabkan pembangunannya menjadi sulit dan terhambat, dan juga menyebabkan biaya pembangunannya membengkak.

Sumber: Wikipedia