Masjid Kuba Madinah

MASJID KUBA 2

Eksterior

MASJID KUBA

Januari 2017

Masjid Quba’ adalah masjid kedua dari dua masjid yang memiliki keutamaan dan kedudukan penting di kota Madinah. Kedua masjid itu didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama. Khusus tentang Masjid Quba’, ada beberapa dalil yang menunjukkan keutamaan shalat di masjid itu. Dalil-dalil itu berasal dari perkataan mau perbuatan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalil yang berasal dari perbuatan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hadits yang diriwayatkan oleh Abdullâh bin Umar Radhiyallahu anhuma. Beliau Radhiyallahu anhuma berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ، مَاشِيًا وَرَاكِبًا فَيُصَلِّي فِيْهِ رَكْعَتَيْنِ

Dahulu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu dengan berjalan kaki atau berkendaraan kemudian Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam shalat dua rekaat. [HR. Al-Bukhâri dan Muslim]

Sedangkan dalil yang berasal dari perkataan Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hadits yang diriwayatkan dari Sahl bin Hunaif Radhiyallahu anhu berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءَ، فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً، كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian datang ke Masjid Quba’, kemudian dia mendirikan shalat di sana, maka dia mendapatkan pahala umrah [HR. Ibnu Majah dan lainnya]

Sabda Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits di atas :

فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً

Kemudian dia mendirikan shalat

Kata shalat disini mencakup semua shalat fardu dan sunnah.

Itulah keutamaan Masjid Nabawi dan Masjid Quba’ yang dijelaskan dalam hadits-hadits Rasûlullâh

Sumber: https://almanhaj.or.id/4221-kota-madinah-masjid-nabawi-dan-masjid-quba.html

Kue Lupis Betawi Bang Udin Cipinang Muara

Selain kue cucur dan roti buaya, Betawi juga memiliki satu kue yang menjadi jajanan pasar yang banyak diminati warga yang tinggal di Jakarta. Kue lupis namanya, kue yang terbuat dari beras ketan yang dibuat tanpa bahan pengawet.

Kue lupis biasanya dinikmati dengan siraman gula aren. Rasa manis dari siraman gula aren cair berpadu dengan kenyalnya tekstur kue lupis menjadi paduan yang nikmat saat kita mencicipinya. Kue yang sekilas mirip dengan lamang ini sangat pas dinikmati saat pagi ditemani dengan secangkir teh hangat atau kopi.

Cara membuat kue lupis terlihat sederhana. Beras ketan yang sudah dicuci bersih kemudian direndam dan digarami. Setelah direndam, barulah dikukus. Setelah dikukus, kemudian  dicampur sagu, diaron, dan dibentuk dengan cara digulung menggunakan daun pisang. Setelah siap, terakhir barulah direbus selama kurang lebih 5 jam.

Sebelum dinikmati, kue lupis yang sudah jadi harus dipotong terlebih dulu dengan setiap potongannya sama besar. Sebagai pelengkap, lupis di siram dengan gula jawa cair dan parutan kelapa yang sudah dikukus.

Mau pesan Kue Lupis Betawi Bang Udin? Datanglah ke Jl. E Cipinang Muara dekat SMKN 50 Jakarta, dijamin puas deh.

Foto: Dedi Dwitagama
Teka: https://www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/manis-dan-gurihnya-kue-lupis-khas-betawi