Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon

Konon, masjid ini adalah masjid tertua di Cirebon, yaitu dibangun sekitar tahun 1480 Masehi atau semasa dengan Wali Songo menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Nama masjid ini diambil dari kata “sang” yang bermakna keagungan, “cipta” yang berarti dibangun, dan “rasa” yang berarti digunakan.

Menurut tradisi, pembangunan masjid ini dikabarkan melibatkan sekitar lima ratus orang yang didatangkan dari MajapahitDemak, dan Cirebon sendiri. Dalam pembangunannya, Sunan Gunung Jati menunjuk Sunan Kalijaga sebagai arsiteknya. Selain itu, Sunan Gunung Jati juga memboyong Raden Sepat, arsitek Majapahit yang menjadi tawanan perang Demak-Majapahit, untuk membantu Sunan Kalijaga merancang bangunan masjid tersebut.

Konon, dahulunya masjid ini memiliki memolo atau kemuncak atap. Namun, saat azan pitu (tujuh) salat Subuh digelar untuk mengusir Aji Menjangan Wulung, kubah tersebut pindah ke Masjid Agung Banten yang sampai sekarang masih memiliki dua kubah. Karena cerita tersebut, sampai sekarang setiap salat Jumat di Masjid Agung Sang Cipta Rasa digelar Azan Pitu. Yakni, azan yang dilakukan secara bersamaan oleh tujuh orang muazin berseragam serba putih.

Pemetik Teh Cisarua

pemetik teh

Saat ke Puncak Bogor, pasti anda melalui perkebunan teh, pernahkah anda mengamati cara kerja pemetik teh? tahukah anda pa merk teh yang diproduksi disana? nikmatnya luar biasa menikmati teh hangat berbonus pemandangan indah plus camilan khas desa. Saya berolah raga pagi di kebun teh sambil mengeksplore lensa tele, semoga anda dalam sehat selalu.

Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Banjar Masin

PASAR TERAPUNG 3

Foto by Dedi Dwitagama, 2010

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan pasar tradisional di atas jukung (sampan) yang menjual beragam dagangan seperti hasil produksi pertanian atau perkebunan dan merupakan salah satu daya tarik pariwisata di Indonesia. Pasar Lok Baintan memiliki waktu operasional sejak setelah waktu sholat subuh hingga sekitar pukul 09.30 WITA. Dari pusat kota Banjarmasin waktu tempuhnya sekitar 60 hingga 90 menit dengan menaiki kapal kelotok yang memiliki kapasitas penumpang maksimal 15-20 orang.

Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Banjar Masin

PASAR TERAPUNG 4

Foto ny Dedi Dwitagama, 2010

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan pasar tradisional di atas jukung (sampan) yang menjual beragam dagangan seperti hasil produksi pertanian atau perkebunan dan merupakan salah satu daya tarik pariwisata di Indonesia. Pasar Lok Baintan memiliki waktu operasional sejak setelah waktu sholat subuh hingga sekitar pukul 09.30 WITA. Dari pusat kota Banjarmasin waktu tempuhnya sekitar 60 hingga 90 menit dengan menaiki kapal kelotok yang memiliki kapasitas penumpang maksimal 15-20 orang.

Mudik Jadi Tantangan

 

WhatsApp Image 2020-04-26 at 07.56.15

Kartunis: AAN SUPRIJANTO

Lebih sebulan kita dihimbau untuk di rumah saja, di naikkan levelnya menjadi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) bagaimanakan suasana tempat tinggal anda? Di sekitar rumah saya banyak jalan masuk atau gang masuk yang ditutup portal. Suasana jalan sekitar rumah saya sepertinya tak ada perubahan, sore hari menjelang buka puasa jalan raya macet oleh pedagang takjil dan masyarakat yang keluar rumah hendak membeli makanan berbuka puasa, lebih macet dari hari biasanya seolah tak ada PSBB.

Penerapan PSBB wilayah Jabodetabek yang diikuti pelarangan perpindahan orang dari Jabodetabek ke luar kota juga tak dipatuhi oleh penduduk negeri ini, ribuan mobil dan sepeda motor diminta putar balik kembali ke Jabodetabek. Kita bisa bayangkan betapa kerasnya kerja polisi, dinas perhubungan, satpol PP menjaga perbatasan daerah selama 24 jam.

Para perantau dari daerah yang mencari penghidupan di Jakarta selama belasan tahun sudah terbiasa dengan kehidupan yang keras, bekerja apa saja, tinggal di tempat seadanya, makan di warteg atau warung yang murah meriah, menabung hasil kerja untuk membangun rumah di desanya. Bahan pada setiap menjelang bulan puasa mereka secara berkelompok atau sendiri-sendiri berangkat ke Jakarta, siangnya bekerja  apa saja, ada yang berdiri di perempatan atau putaran jalan, mengatur arus lalu lintas sambil menengadahkan tangan meminta imbalan, memarkir mobil dan motor di pinggir jalan, pertokoan, perkantoran, dan berbagai pekerjaan yang bisa menghasilkan uang yang banyak, sementara mereka sangat sulit mencari uang di desanya.

Malam hari mereka mencari tempat yang terang, terlihat dari kejauhan oleh pengendara lalu lintas, banyak warga Jakarta yang seperti mencari sasaran sedekah, memberi makanan atau uang untuk orang-orang yang duduk di pinggir jalan, emperan toko, dsb. Menjelang hari raya banyak warga Jakarta yang mencari orang-orang yang tampak kekurangan di pinggir jalan untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya.

Setelah lebaran tuntas, uang terkumpul cukup banyak dan sudah tersusun berbagai rencana yang akan dilakukan di desa, ada yang akan membeli tanah, membangun rumah, memperbaiki rumah, membeli perlengkapan rumah tangga, dsb. Andai PSBB masih diberlakukan, mudik jadi suatu tantangan buat mereka. Kreatifitas muncul dalam keadaan terpaksa macam ini, pakaian dari desa ditinggal di Jakarta karena yang dibawa adalah pakaian jelek yang bisa membuat orang iba dan memberi sedekah, ada yang ikut truk pengangkut sembako berperan sebagai kernet membayar kepada supir truk untuk bisa ikut sampai ke daerahnya. Ada yang ikut supir yang mengirim mobil baru dari Jakarta ke daerah, ada yang naik sepeda motor atau mobil ganti beberapa kali dangan memilih waktu yang diduga para penjaga perbatasan sedang beristirahat.

Sekelompok orang yang berangkat bersama dari daerah, dari Jakarta berangkat sendiri-sendiri dengan masing-masing strategi pilihannya, dan setelah tiba di desa, mereka akan saling berbagi cerita di perjalanan mudik kepada warga di desa dan beradu strategi terbaik dengan teman-teman satu rombongan, menurut anda?

Sepatu

Jumat 24 April 2020, saat tak ada pandemi seperti beberapa jumat terakhir, saya senang sholat jumat di al azhar, istiqlal, islamic center dimana saya senang titipkan dia ditukar kertas bernomor yg bikin bahagia saat jumpa lagi, para pejuang perawat sepatu itu mudik atau pulang kampung? senyum mereka setelah bikin keren sepatu itu meneduhkan.

Ternyata saya suka coklat dan bertali, kalo kamu?

Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Banjar Masin

PASAR TERAPUNG 1

Foto by Dedi Dwitagama 2010

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan pasar tradisional di atas jukung (sampan) yang menjual beragam dagangan seperti hasil produksi pertanian atau perkebunan dan merupakan salah satu daya tarik pariwisata di Indonesia. Pasar Lok Baintan memiliki waktu operasional sejak setelah waktu sholat subuh hingga sekitar pukul 09.30 WITA. Dari pusat kota Banjarmasin waktu tempuhnya sekitar 60 hingga 90 menit dengan menaiki kapal kelotok yang memiliki kapasitas penumpang maksimal 15-20 orang.

Pasar Terapung Lok Baintan Banjar Masin

PASAR TERAPUNG 5

Foto by: Dedi Dwitagama 2010

 

PASAR TERAPUNG

Foto by: Dedi Dwitagama 2010

Pasar Terapung Lok Baintan merupakan pasar tradisional di atas jukung (sampan) yang menjual beragam dagangan seperti hasil produksi pertanian atau perkebunan dan merupakan salah satu daya tarik pariwisata di Indonesia. Pasar Lok Baintan memiliki waktu operasional sejak setelah waktu sholat subuh hingga sekitar pukul 09.30 WITA. Dari pusat kota Banjarmasin waktu tempuhnya sekitar 60 hingga 90 menit dengan menaiki kapal kelotok yang memiliki kapasitas penumpang maksimal 15-20 orang.

Tips Mendokumentasikan Kerja Bakti di Sekolah

Screen Shot 2020-01-05 at 6.59.30 PM

Perhatikan foto-foto di atas, saya search dengan kata kunci “kerja bakti di sekolah”, coba anda ingat foto teman-teman anda di instagram yang mengabarkan kegiatan kerja bakti di sekolahnya.

Foto-foto di atas bagus, terlihat bahwa warga sekolah sedang melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah, sementara banyak foto yang mengabarkan kerja bakti berisi orang-orang berjejer berdiri, ada yanag memegang alat kebersihan atau hanaya berdiri menghadap lensa kamera, itu bukan foto kerja bakti, tetapi foto orang-orang yang seddang berjejer di lingkungan sekolah tanpa melakukan apa-apa.

Bagaimana cara membuat dokumentasi kerja bakti di sekolah yang baik, berikut ini tips yang dapat anda lakukan:

1. Bentuk panitia kerja bakti, siapa sebagai ketua, sekretaris, bendahara, perlengkapan, dan jangan lupa seksi dokumentasi.
2. Secara bersama-sama panitia inti termasuk seksi dokumentasi berkeliling sekolah menentukan target yang akan dibereskan saat kerja bakti.
3. Tentukan waktu mulai pekerjaaan dan selesainya.
4. Persiapkan alat-alat dan bahan kerja bakti, termasuk konsumsi.
5. Tentukan pembagian tugas kelompok kerja dan lokasi diserta target yang harus dibereskan.
6. Seksi dokumentasi memotret dan membuat video lingkungan sebelum kerja bakti dilakukan.
7. Saat kerja bakti berlangsung, seksi sokumentasi tak perlu ikut serta kerja bakti tetapi fokus membuat foto-foto dan video mendokumentasikan proses kerja bakti sebanyak mungkin sesuai kapasitas memori kamera atau handphone.
8. Seksi dokumentasi memotret dan membuat video lingkungan setelah kerja bakti dilakukan.
9. Pilih foto dan video yang bagus untuk dipublikasikan di facebook, website, blog, instagram, twitter dan media lainnya.
10. Upload foto-foto warga sekolah yang sedang bekerja bersama di berbagai lokasi di lingkungan sekolah, usahakan terlihat bahwa orang yang terlihat dalam foto selalu berbeda-beda yang menandakan bahwa kerja bakti diikuti oleh banyak warga sekolah, jangan hanya orang yang itu-itu saja bekerja di berbagai tempat di sekolah.
11. Foto-foto orang berjejer itu mengabarkan bahwa mereka tak bekerja, biarkan jadi penghuni harddisk dan kenangan yang bisa dinikmati secara terbatas, bukan untuk konsumsi orang sedunia, karena foto-foto anda di media sosial bisa dinikmati orang sedunia.
12. Silahkan tambahkan tips lainnya.