Kue Cucur Bang Udin Cipinang Muara Jakarta Timur

Cara Membuat Kue Cucur Gula Merah Khas Betawi – Kue cucur adalah makanan khas yang berasal dari daerah betawi. Makanan ini banyak digemari oleh semua orang disetiap kalangan masyarakat. Selai rasanya yang enak, kue cucur banyak terdapat dipasaran dengan harga yang cukup terjangkau. Kue ini termasuk salah satu kue dalam golongan kategori kue basah. Kue tradisional khas betawi ini termasuk makanan favorit yang sering disajikan oleh setiap keluarga. Kue tradisional ini terbuat dari bahan dasar tepung beras yang dipadukan dengan gula merah yang juga memiliki rasa manis yang pas. Selain menggunakan gula merah, kue cucur juga bisa menggunakan gula putih atau gula pasir. Akan tetapi lebih enak jika menggunakan gula merah karena akan memiliki wangi yang khas dari gula merah. Berikut tentang proses pembuatannya.

Bahan :

500 gr tepung beras berkualitas baik

50 gr tepung terigu

100 gr gula pasir

250 gr gula merah ( disisir halus )

700 ml air bersih

minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara Membuat Kue Cucur Gula Merah :

Rebus gula merah dan gula pasir dengan air sampai mendidih dan gula larut tercampur menjadi satu

Campurkan tepung beras dan tepung terigu menjadi satu, aduk rata

Tuang air rebusan gula kedalam campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diuleni dan ditepuk-tepuk dengan telapak tangan selama 20 menit

Aduk-aduk adonan dengan menggunakan spatula kayu atau sendok sayur selama 30 menit, diamkan adonan selama 2 jam

Panaskan minyak lalu tuang adonan setiap satu sendok sayur dan goreng sampai matang sambil ditusuk-tusuk bagian tengahnya dengan tusuk sate, angkat tiriskan.

Mau pesan Kue Cucur Bang Udin? Datanglah ke Jl. E Cipinang Muara dekat SMKN 50 Jakarta, dijamin puas deh.

Foto: Dedi Dwitagama
Teks: http://resepmembuat.com/cara-membuat-kue-cucur-gula-merah-khas-betawi/

Kacang Sihobuk

Kacang Sihobuk adalah makanan ringan/jajanan khas Batak yang berasal dari Desa Sihobuk, Tarutung, Tapanuli Utara.
Nama Sihobuk adalah nama merk dagang yang diambil dari nama desa Sihobuk menjadi merk, tidak terlalu berbeda dengan kacang lain, namun kacang tersebut telah dipilih dan dipilah untuk dijual. Kacang sihobuk telah menjadi oleh-oleh terkenal, bahkan sampai ke luar negeri.
Kacang sihobuk tersebut (tanpa dikuliti) dimasak di kuali besar yang telah diisi dengan pasir, diaduk atau digongseng supaya kacang masak, dan garing secara merata.

Foto: Dedi Dwitagama
Teks: Wikipedia