Parkir MASJID RAYA SABILAL MUHTADIN BANJARMASIN

ISTIRAHAT
230311

Advertisements

Endah N Rhesa, duet Gitar & Bass yang ciamik

DINIKMATI

Gitar dipadukan dengan Bass? Mungkin tadinya tak dianggap bakal bagus jika berduet … lewat keseriusan dan semangat yang terus tumbuh, keduanya jadi nikmat didengar dan dinikmati. Mereka adalah duo akustik;

Endah memainkan gitar dan bernyanyi, sementara suaminya Rhesa menimpali dengan bass.

ENDAH

Susah sekali untuk me-review masing-masing dari pasangan ini. Karena keduanya saling mengisi, ndak bisa dipisahkan. Seandainya Endah main sendirian, tanpa Rhesa –kayaknya ada yang kurang. Begitu pula sebaliknya.

Ratusan penonton di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (25/3/2010) malam, hanyut dalam penampilan Endah N Rhesa yang begitu mengagumkan. Tidak saja suara Endah yang indah, tetapi juga bisa ”pecah”. Satu vokal dengan dua warna suara sekaligus. Suatu kemampuan vokal yang unik. Bisa suara dua, termasuk menirukan suara binatang, seperti anjing.

Tak cukup sampai di situ, pada lagu pemungkas ”Baby It’s You” misalnya, yang berkisah tentang pandangan pertama, aksi panggung Endah N Rhesa menjadi lengkap, ketika mereka bergitar sembari memukul-mukul badan gitar dan kemudian lengan gitar. Endah dengan gitar akustik dan Rhesa dengan gitar elektrik bagai berdialog. Sampai-sampai mereka memetik gitar saling silang. Gitar Resha dipetik dan dipukul Endah, sebaliknya gitar Endah dimainkan Resha. Terakhir, gitar di tangan Endah dimainkan Endah dan Resha dengan begitu intimnya. Penonton tak tahan untuk memberikan tepukan tangan sebagai apresiasi dan pujian.

RESA

Menjelang lagu berakhir, keduanya bergitar dengan gaya terjengkang jatuh ke lantai dengan posisi kaki ke atas.

”Kami ingin menciptakan sebuah atmosfer baru dalam musik akustik. Dengan konsep minimalis inilah kami merasa lebih bebas eksplorasi untuk mengekspresikan idealisme ke dalam bentuk musik,” kata Endah.

Musik akustik memiliki karakter yang natural, jujur, dan tidak pernah habis termakan waktu ataupun tren. Musik akustik yang dibawakan pasangan suami-istri yang menikah 5 Desember 2009, setelah 5 tahun berpacaran, seperti mewakili karakter mereka saat melahirkan sebuah kemasan musik cooling down, casual elegant, personal & intimate.

Sebelum bernyanyi, Endah memberikan prolog tentang kisah lagunya. ”Lirik-lirik kami bercerita mengenai cinta, ekspresi dan perasaan hati, kehidupan, serta pemikiran dari hasil perenungan mendalam. Unsur rythm yang biasa dihasilkan perkusi dapat diterjemahkan ke dalam instrumen melodis gitar dan bass,” kata Rhesa.

Tingkat eksplorasi inilah yang diakui mereka menjadi tantangan dari waktu ke waktu. Adapun unsur harmoni dan melodi menjadi kekuatan tak terbantahkan dalam lagu ataupun vokal pada musiknya.

Endah N Rhesa tidak membatasi musiknya ke dalam kotak-kotak genre tertentu. Karena itu, dari 13 lagu yang ia tampilkan di BBJ dalam Bentara Pentas Musik ditemukan warna musik folk, jazz, blues, rock and roll serta balada.

Endah N Rhesa dipertemukan di sebuah band yang berkonsep grup band rock and roll pada tahun 2003. Baru menghasilkan satu album independen, yaitu Nowhere To Go (Februari 2009), yang kini sedang diproduksi untuk ke-15.000 kopi dan pre-album Real Life. Sumber: Jejak Musik.

Foto-foto by Dedi Dwitagama di Sarinah Thamrin 11 Juni 2011. Nikmati Videonya.

Selalu ingin ke Uluwatu jika ke Bali untuk nikmati Tari Kecak

MONYET SEHAT

Tari Kecak yang sering disebut “The Monkey Dance” bagi kalangan wisatawan merupakan tari dalam bentuk drama relative baru tetapi telah menjadi pertunjukkan yang sangat populer/terkenal dan telah menjadi pertunjukkan yang mesti ditonton baik bagi wisatawan domestik maupun luar negeri.

Adegan-adegan tari kecak telah dipromosikan di beberapa poscard, buku petunjuk pariwisata dan lain-lainnya.

Nama Kecak adalah adalah sebuah nama yang secara langsung diambil setelah suara “cak, cak” yang di ucapkan secara terus menerus sepanjang pertunjukan.

Ada beberapa yang menerangkan bahwa kata atau suara “cak” sebenarnya mempunyai arti yang sangat penting dan significant di dalam pertunjukan.

KECAK DI ULUWATU

Menikmati tarian Kecak di Uluwatu adalah pengalaman sangat luar biasa. Di Bali sebenarnya ada beberapa tempat pertunjukan Kecak, tapi tidak ada sebagus yang  di Uluwatu.

MONYET, TEBING DAN LAUT

Uluwatu menawarkan pemandangan alam yang sangat menakjubkan. Pura yang berdiri kokoh di tengah hembusan lautan Hindia dan memiliki pemandangan sunset yang sangat bagus dan ratusan monyet yang hidup bebas.

VIEW ULUWATU BALI

Jadinya menikmati tari Kecak di tengah suasana sunset dan hembusan angit laut adalah pengalaman yang sangat fenomenal. Didukung dengan setingan tempat penonton yang lebih tinggi dan melingkar, akan memberikan kesempatan menikmati  pemandangan yang menakjubkan. Inilah suasana yang HANYA bisa didapatkan di Uluwatu.

TENTANG KECAK

Cerita yang paling popular dalam tari kecak adalah cerita Ramayana pada bagian dimana Raja Rama dan istrinya Dewi Shita serta adiknya Laksamana tengah berada di dalam hutan karena diasingkan dari kerajaan mereka.

AREA PENONTON DAN PENTAS

Berikut scene scene dalam tari kecak :

Scene 1 :

CAK CAK CAK ...

Rama Sita dan Laksamana sedang berada dalam hutan tiba tiba muncul seekor kijang emas (penjelmaan dari pembantu Raja Rahwana yang ditugaskan untuk memancing agar Rama meninggalkan Sita sendirian) mendekati mereka kemudian menjauh seakan ingin mengajak mereka bermain melihat kijang yang lucu tersebut Sita minta ke pada raja Rama untuk menangkapnya. Sebelum Rama pergi meninggalkan Sita, Rama minta adiknya Laksamana menjaga Sita, kemudian Rama meninggalkan Sita dan laksamana untuk mengejar kijang emas yang berlari menjauh………. Tak selang beberapa lama kemudian terdengar suara kesakitan yang mirip suara Rama serta minta tolong…… . Mendengar itu Sita merasa cemas kemudian minta Laksamana untuk menyusul Rama, Laksamana tidak percaya kalau suara itu adalah suara Rama karena dia tahu Rama tidak mungkin dapat dilukai oleh sekor kijang.

MATANYA

Namun Sita tidak mau mengerti dia malah marah pada Laksamana dan menuduh Laksamana sengaja membiarkan Rama mati sehingga dia bisa mengawini Sita kelak. Karena terus didesak oleh Sita akhirnya Laksmana mau pergi menyusul Rama. Sebelum meninggalkan Sita sendirian Laksamana membuat lingakaran dan minta Sita untuk tetap berada dalam lingkaran. Setelah Laksamana pergi kemudian muncul sorang pendeta yang sebenarnya adalah penjelmaan Rahwana. Pendeta ini minta air kepada Sita. Karena merasa iba Sita memberikan air kepada pendeta tersebut dengan menjulurkan tangannya keluar lingkaran. Seketika itu juga pendeta tua itu berubah menjadi Rahwana. Kemudian membawa Sita pergi.

RAMAI PENONTONNYA

Scene 2

Dikisahkan Sita telah berada di Kerajaan Alengka ditemani oleh Trijata – kemenakan dari Rahawana yang ditugaskan untuk menjaga Sita. Sita terlihat sedih menangisi nasib yang menimpanya sanbil terus berharap Rama datang untuk menyelamatkannya. Kemudian muncul Kera Putih – Hanoman. Pada awalnya Sita mengira Hanoman ini juga merupakan penjelmaan Rahwana, namun setelah Sang Hanoman menjelaskan bahwa dirinya adalah utusan dari Raja Rama, serta menyerahkan cincin sebagai bukti. Kemudian Sita memberikan bunga kepada Hanoman untuk diserahkan kepada raja Rama. Sebelum meninggalkan kerajaan Alengka Hanoman membakar taman dan beberapa tempat di kerajaan Alengka sebagai pesan pada Rahwana bahwa Rama akan datang untuk menyelamatkan Sita.

AKTOR

Scene 3

Peperangan dimulai, Rama dengan pelayannya bernama Tualen serta tentara keranya tiba di Alengka untuk menyerang dan menghancurkan kerajaan Rahwana. Pada awal pertempuran putra Rahwana yang bernama Megananda serta pelayannya Delem berhasil mengalahkan Mengikat Rama dengan kekuatan sihirnya sehingga Rama serta anak buahnya tidak bisa bergerak dan menjadi lemas. Kemudian Rama berdoa memohon kepada para Dewata untu k menyelamatkannya, kemudian munculah seekor burung garuda membantu Rama melepaskan diri dari sihir Megananda.

Scene 4

Kemudian Rama beserta tentaranya kembali pulih seperti sedia kala lalu Rama memerintahkan Raja Kera Sugria untuk melawan Megananda, Pada scene ini para penari cak akan membentuk 2 kelompok satu kelompok menjadi tentara Megananda, satu kelompok yang lain menjadi tentara Sugriwa. Dalam pertempuran ini Sugriwa berhasil mengalahkan Megananda. Kemudian para penari cak kembali menjadi satu kelompok.

HANOMAN MENERJANG API

Scene 5

Diceritakan bahwa Rahwana telah dapat dikalahkan dan Rama berkumpul kembali dengan istrinya Sita. Pertemuan mereka ini disaksikan oleh Laksamana, Sugriwa dan Hanoman.

SAYA & PENARI KECAK

Pada setiap akhir pementasan seluruh penari pendukung ini akan berkumpul di atas stage dan mengundang para pengunjung untuk membuat kenangan dengan berfoto bersama. Teks: http://baliliburanku.com/