Shisha di Alun-alun Pangkal Pinang

SIAP ACTION

PENIKMAT

Di dunia Arab, orang merokok sebagai bagian dari budaya dan tradisi merek. Merokok dilakukan dengan selang tunggal atau ganda, dan kadang-kadang bahkan lebih banyak seperti selang tiga atau empat kali lipat dalam bentuk pihak atau kumpul-kumpul kecil. Telah dicatat bahwa orang Arab adalah perokok shisha terbesar di Dunia dan memiliki paling Kafe shisha.

Shisha bisdinikmati di Alun-alun Pangkal Pinang sambil nikmati udara malam, 30 Mei 2010.

Gili Trawangan Lombok

CIDOMO DI SEKITAR DERMAGA

AHLI JANGKAR MENATAP TUJUAN

DERMAGA GILI TRAWANGAN

BERSIAP KEMANA?

MEMANGGANG DIRI

Dari Senggigi gunakan mobil, lalu berjalan kaki atau naik Cidomo dari area parkir … lalu berperahu sekitar setengah jam lebih sedikit dan anda akan jumpai perkampungan orang-orang asing yang nikmati matahari, pasir pantai dan laut indah Indonesia.

Penjaga Tau tau Tana Toraja

MODEL, DIPERJUAL BELIKAN

PENGAMANAN

SETIA

Tau tau dalah patung terbuat dari kayu yang menjadi simbol bagi orang yang telah dimakamkan secara adat Tana Toraja. Di pemakaman diletakkan menghadap keluar. Rupanya menarik perhatian dan minat banyak fihak, sehingga sering hilang, oleh sebag itu dibuat kerangkeng dan ada petugas khusus yang menjaganya

Kerbau Toraja

TULANG RAHANG KERBAU

SIMBOL STATUS

Kerbau (Bos bubalus) adalah binatang paling penting bagi orang Toraja, salah satu etnis yang di Pulau Sulawesi, Indonesia. Bagi etnis Toraja, khususnya Toraja Sa’dan, kerbau adalah binatang yang paling penting dalam kehidupan sosial mereka. Kerbau atau dalam bahasa setempat tedong atau karembau tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat (Nooy-Palm, 2003). Selain sebagai hewan untuk memenuhi kebutuhan hidup sosial, ritual maupun kepercayaan tradisional, kerbau juga menjadi alat takaran status sosial, dan alat transaksi. Dari sisi sosial, kerbau merupakan harta yang bernilai tinggi bagi pemiliknya (Issudarsono 1976). Tidak mengherankan bila orang Toraja sangat peduli dengan kerbau mereka. Hal ini dapat dilihat dari percakapan sehari-hari, pada saat hendak bertransaksi, mengadakan pesta, dalam praktek keagamaan.

Tongkonan Kete Kesu Tana Toraja

SAAT RINTIK

KIRI KANAN

Rumah adat adat masyarakat Toraja. Atapnya melengkung menyerupai perahu, terdiri atas susunan bambu (sampai saat ini sebagian tongkonan meggunakan atap seng). Di bagian depan terdapat deretan tanduk kerbau. Bagian dalam ruangan dijadikan tempat tidur dan dapur. Bahkan tongkonan digunakan juga sebagai tempat untuk menyimpan mayat. Tongkonan berasal dari kata tongkon(artinya duduk bersama-sama). Tongkonan dibagi berdasarkan tingkatan atau peran dalam masyarakat (stara sosial Masyarakat Toraja). Di depan tongkonan terdapat lumbung padi, yang disebut ‘alang‘. Tiang-tiang lumbung padi ini dibuat dari batang pohon palem (bangah) saat ini sebagian sudah di cor, Di bagian depan lumbung terdapat berbagai ukiran, antara lain bergambar ayam dan matahari, yang merupakan simbol untuk menyelesaikan perkara.

Lingsar Lombok

WE RE COMMING

MAU MANCING?

BAGIAN DALAM

TEMPAT IBADAH

Lokasi yang terkenal dengan praktik Wetu Telu di Lombok adalah daerah Bayan, yang terletak di Lombok Barat. Pada lokasi ini masih dapat ditemukan Masjid yang digunakan oleh para penganut Wetu Telu. Ada juga sebuah tempat yang digunakan oleh umat berbagai agama untuk berdoa. Namanya “Kemaliq” yang artinya tabu,suci dan sakral.