Menjelang Demonstrasi

Hari ini, 18 Oktober 2019 Saya medapat kehormatan untuk bertemu dengan calon pemimpin di SMAN 24 Jakarta yang letaknya dekat sekali dengan gedung DPR MPR Jakarta yang bersiap untuk pelantikan presiden terpilih 2019, jalan depan sekolah ditutup hingga saya harus berjalan kaki dari kantor kelurahan gelora sambil menikmati susunan tameng bersalon kuning.

Tiba di sekolah sekelompok siswi bernyanyi lagu Terserah dari Glen Fredly sambil menunggu giliran mengambil nilai pelajaran olah raga, saya ikut nyanyi.

Jangan kau ganggu hidupku lagi
Sudah jelas kini yang kau mau
Kau sakiti hati ini
Tuk kesekian kali
Memang ku cinta
Namun tak begini
Dimana arti sebuah kesetiaan
Bila hanya dalam kata-kata
Ku coba untuk bertahan
Namun aku tak sanggup
Sungguh tak mampu sayangku
Terserah kali ini
Sungguh aku tak ‘kan perduli
Ku tak sanggup lagi
Jalani cinta denganmu
Biarkan ku sendiri
Tanpa bayang-bayangmu lagi
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini s’mua terserah
Dimana arti sebuah kesetiaan
Bila hanya dalam kata-kata
Ku coba untuk bertahan
Namun aku tak sanggup
Sungguh tak mampu sayangku
Uwooooo
Terserah
Ku tak sanggup lagi
Jalani cinta denganmu
Ku sendiri
(Tanpa bayang-bayangmu lagi)
Tanpa bayang-bayangmu
Ku tak sanggup lagi
Mulai kini semua
Terserah
Hoo U u u u u

MENDOKUMENTASIKAN sebelum SEMINAR

Saya beruntung sekali pernah mengenal dan ditemani sambil didokumentaaikan saat seminar di banyak tempat oleh anak muda hebat namanya Ahmad @alammsyah, dia bekerja di Auto 2000, orang teknik yang punya taste fotografi bagus.

Foto di atas adalah salah satu hasil jepretan Alam di kegiatan Seminar Public Speaking di STIKOM CKI di Jakarta Timur April 2019. Saya sudah siap beraksi, slide sudah ditayangkan, moderator belum memulai, saya berbincang dengan salah satu panitia.

Foto itu berbicara banyak, jika anda berkenan untuk nelihat foto-foto lain seminar saya bisa disimak disini, terima kasih Om Alam, semoga Om sukses, sejahtera dunia akherat.