Achmad Alamsyah's Blog

“Maaf Jakarta sayang, aku stuck sama Tanjung Pinang. Jadi setelah Move on dari Tarempa, aku gak langsung ke kamu…”

Hehehe. Nggak deng. Kenapa kutipan diatas terkesan seperti ABG gagal move on, ya? Sudahlah.

Sebelum kembali ke New York-nya Indonesia, saya dan rombongan harus singgah dulu di Tanjung Pinang. And it wasn’t a bad idea. Malah kita senang bisa istirahat sebentar dan mencoba kuliner khas Tanjung Pinang.

Disini kami menginap di Hotel Kaputra selama 1 malam sebelum terbang ke Jakarta besok pagi pukul 7.00

The Last Supper, slurp slurp :9
Ini dia, makanan khas Tanjung Pinang… Gong-gong!
Dan ini almarhumah gong-gong dan otak-otak yang sekarang telah disemayamkan di perut saya

Setelah makan malam terakhir di Tanjung Pinang yang mantap, kami berbincang-bincang dulu sebelum tidur. Menikmati suasana Tanjung Pinang sebelum pada akhirnya harus kembali ke penatnya Jakarta.

It was a nice trip🙂 An unforgettable moment.

Thanks to:

1. Pak Dedi Dwitagama

View original post 31 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s