Endah N Rhesa, duet Gitar & Bass yang ciamik

DINIKMATI

Gitar dipadukan dengan Bass? Mungkin tadinya tak dianggap bakal bagus jika berduet … lewat keseriusan dan semangat yang terus tumbuh, keduanya jadi nikmat didengar dan dinikmati. Mereka adalah duo akustik;

Endah memainkan gitar dan bernyanyi, sementara suaminya Rhesa menimpali dengan bass.

ENDAH

Susah sekali untuk me-review masing-masing dari pasangan ini. Karena keduanya saling mengisi, ndak bisa dipisahkan. Seandainya Endah main sendirian, tanpa Rhesa –kayaknya ada yang kurang. Begitu pula sebaliknya.

Ratusan penonton di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (25/3/2010) malam, hanyut dalam penampilan Endah N Rhesa yang begitu mengagumkan. Tidak saja suara Endah yang indah, tetapi juga bisa ”pecah”. Satu vokal dengan dua warna suara sekaligus. Suatu kemampuan vokal yang unik. Bisa suara dua, termasuk menirukan suara binatang, seperti anjing.

Tak cukup sampai di situ, pada lagu pemungkas ”Baby It’s You” misalnya, yang berkisah tentang pandangan pertama, aksi panggung Endah N Rhesa menjadi lengkap, ketika mereka bergitar sembari memukul-mukul badan gitar dan kemudian lengan gitar. Endah dengan gitar akustik dan Rhesa dengan gitar elektrik bagai berdialog. Sampai-sampai mereka memetik gitar saling silang. Gitar Resha dipetik dan dipukul Endah, sebaliknya gitar Endah dimainkan Resha. Terakhir, gitar di tangan Endah dimainkan Endah dan Resha dengan begitu intimnya. Penonton tak tahan untuk memberikan tepukan tangan sebagai apresiasi dan pujian.

RESA

Menjelang lagu berakhir, keduanya bergitar dengan gaya terjengkang jatuh ke lantai dengan posisi kaki ke atas.

”Kami ingin menciptakan sebuah atmosfer baru dalam musik akustik. Dengan konsep minimalis inilah kami merasa lebih bebas eksplorasi untuk mengekspresikan idealisme ke dalam bentuk musik,” kata Endah.

Musik akustik memiliki karakter yang natural, jujur, dan tidak pernah habis termakan waktu ataupun tren. Musik akustik yang dibawakan pasangan suami-istri yang menikah 5 Desember 2009, setelah 5 tahun berpacaran, seperti mewakili karakter mereka saat melahirkan sebuah kemasan musik cooling down, casual elegant, personal & intimate.

Sebelum bernyanyi, Endah memberikan prolog tentang kisah lagunya. ”Lirik-lirik kami bercerita mengenai cinta, ekspresi dan perasaan hati, kehidupan, serta pemikiran dari hasil perenungan mendalam. Unsur rythm yang biasa dihasilkan perkusi dapat diterjemahkan ke dalam instrumen melodis gitar dan bass,” kata Rhesa.

Tingkat eksplorasi inilah yang diakui mereka menjadi tantangan dari waktu ke waktu. Adapun unsur harmoni dan melodi menjadi kekuatan tak terbantahkan dalam lagu ataupun vokal pada musiknya.

Endah N Rhesa tidak membatasi musiknya ke dalam kotak-kotak genre tertentu. Karena itu, dari 13 lagu yang ia tampilkan di BBJ dalam Bentara Pentas Musik ditemukan warna musik folk, jazz, blues, rock and roll serta balada.

Endah N Rhesa dipertemukan di sebuah band yang berkonsep grup band rock and roll pada tahun 2003. Baru menghasilkan satu album independen, yaitu Nowhere To Go (Februari 2009), yang kini sedang diproduksi untuk ke-15.000 kopi dan pre-album Real Life. Sumber: Jejak Musik.

Foto-foto by Dedi Dwitagama di Sarinah Thamrin 11 Juni 2011. Nikmati Videonya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s