Pasar Terapung Banjarmasin

warung makan

Rabu 24 Februari, usai sholat subuh, dari Hotel Arum Saya dibantu resepsionis untuk mendapatkan taksi yang kemudian mengantar ke anak Sungai Mahakam, di belokkan jalan, taksi dihentikan oleh seseorang dengan cara kurang baik, tampaknya dia adlah calo yang menghubungkan dengan pemilik perahu yang biasa mengantar wisatawan … sopir taksi katakan, bahwa saya menuju ke terminal yang jaraknya masih beberapa ratus meter tepat di depan Masjid … yang dikabarkan sebagai Masjid pertama di Banjarmasin.

Seorang diri Saya dipersilahkan manaiki perahu sambil melakukan tawar menawar tarif untuk mengantar ke lokasi pasar terapung hingga kembali ke tempat semula.

Baik sekali pemilik kapal antarkan Saya dan menuruti permintaan Saya untuk memperlambat, berhenti atau mempercepat perahu menuju objek foto Saya … bahan kami sempat berhenti cukup lama untuk sarapan pagi di warung terapung dengan menu Soto Banjar plus ketupat dan mampir ke … yang dihuni banyak monyet dan Bekantan.

berangkat dan pulang bersama

hasil alam

merapat, bertransaksi

tempat saudara tua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s