J
Tag Archives: dwitagama
pacul KALIBATA
entah dimana berteduh
wajah keras ditempa panas jakarta
menatap aliran truk di jl. kalibata jakarta selatan
berharap ada yang berhenti
tawarkan kerja untuk makan diri dan keluarga di kampung

20 desember 2008
sunrise pulau bidadari

jumat 3 april 2009
Dusun Sade, Rembitan, Lombok
Tanjung Aan, Kuta Lombok
Penari
Pengembala ternak
Keramik Banyu Mulek
Senja di Senggigi
Abdi Dalem Kraton Jogjakarta
Stasiun Tugu Jogjakarta
Penjual Kacamata
Dieng WONOSOBO
Menatap BOROBUDUR
Pohon – BOROBUDUR
Pantai SENGGIGI Lombok
Menikmati pasir, panorama pantai, kehidupan nelayan, desir angin laut, batu bolong, tempat ibadah saudara kita yang beragama hindu, jagung bakar, ikan bakar, berjemur, merenung ditemani desir ombak … nikmati kehidupan malam bercengkrama di resto atau bernyanyi, sambil berjoget
12 Agustus 2008
Fauzi Bowo, Gubernur DKI
Kue RANGI Betawi
Bagi Anda, terutama bukan penduduk Jakarta, kue rangi mungkin terdengar asing. Bentuknya mirip kue pancong atau bandros, ukurannya saja yang lebih kecil. Rasanya jauh berbeda karena kue rangi dibuat dari bahan yang sederhana. Cuma campuran tepung kanji dan kelapa parut. Setelah dipanggang, kue disajikan dengan larutan gula merah.
Harganya relatif sangat murah. Hanya Rp 100 tiap sekat atau Rp 1.000 tiap lembar yang terdiri dari 12 sekat kue. Tetapi jangan tanya perjuangan untuk mendapatkannya. Beruntung sekali Saya sering menjumpai penjual Kue Rangi yang tinggal di Kampung Jembatan dekat Hero Pondok Bambu.
Sumber: Sedap Sekejap
Continue reading
Ternate, INDAH SEKALI
Ternate membawa berbagai kenangan manis … sebuah daerah perawan yang amat sangat indah … semoga Pemda disana bisa merawat dan mempromosikannya … Allah Maha Besar, Maha Pencipta. Disebelah kiri
bawah adalah foto perahu Nelayan mencari ikan saat subuh yang saya jadikan foto header blog ini. Gadis kecil Ternate yang kujumpai di dermaga Minggu pagi tersenyum manis. Danau Tolire dari Udara, Mesjid Raya, Batu Angus, berasal ari letusan Gunung Gamalama. Air Goraka (Jahe, gula merah, kenari), di Restoran Floridas dengan latar belakang Pulau Maitara yang menjadi tema uang kertas Rp. 1000,-. Foto terakhir adalah Tiga bendera di halaman Istana Sultan Ternate. Foto-foto diabadikan akhir tahun 2007.





































